Proses Terbentuknya Alam Semesta

Taukah anda-Proses Terbentuknya Alam Semesta. Setiap orang pasti pernah berfikir bagaimanakah alam semesta ini terbentuk? siapa penciptanya? betapa hebatnya pecipta alam semesta menciptakan semua ini, semuanya teratur dengan sempurna. Jika kita beragama, apapun agama kita pasti jawaban dari pencipta alam semesta ini adalah tuhan, dan ketika kita berfikir bagaimana alam semesta ini terbentuk, mari kita lihat penjelasannya. Disini Saya Akan
menjelaskan menurut Al-Quran dan sains

Awal Mula Alam Semesta
                                                             Tahap Pertama   
       Sejak penciptaan sampai suhu kosmos turun menjadi seratus juta-juta-juta-juta-juta derajat. Dalam tahap ini, seluruh kosmos yang terdiri atas ruang, materi, dan radiasi telah ditentukan interaksinya, sifat serta kelakuannya, pada waktu itu, segala macam interaksi antara materi dan radiasi dapat ditunjukkan sama kuatnya, yang menurut pengamatan Abdus Salam menampakkan diri sebagai simetri dengan menunjukkan pada bagian akhir ayat 3 surat Al-Mulk yang menyatakan sebagai berikut:
 Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang? (Q.S. Al-Mulk: 3). Dalam tahap ini, kandungan energi dan materi dalam alam semesta ditentukan jumlahnya.
2.              Tahap Kedua
       Sejak berakhirnya tahap pertama sampai suhu kosmos turun hingga mancapai 100.000 juta derajat. Kerapatan materi dalam alam semesta adalah 4 juta ton tiap liter. Dalam tahap ini, bahan penyusun nulkir yaitu penyusun inti-inti atom telah tertentu jumlahnya.
3.                Tahap Ketiga
       Sejak berakhirnya tahap kedua sampai suhu kosmos tinggal 1000 juta derajat dan kerapatan materinya tinggal dua puluh kilogram tiap liter. Dalam tahap ini, muatan kelistrikan di alam semesta telah ditetapkan.  
4.              Tahap Keempat
       Sejak berakhirnya tahap ketiga sampai suhu kosmos berada di bawah 100 juta derajat. Kerapatan materinya hanya sepersepuluh kilogram tiap liter. Dalam tahap ini dimulai penyusunan inti-inti atom. Selain itu, ada kemungkinan terjadinya beberapa pengelompokan materi sebagai akibat dari adanya ketidakseragaman lokal, yang nantinya akan berevolusimenjadi galaksi-galaksi.
5.             Tahap Kelima
       Sejak berakhirnya tahap keempat sampai mulai terbentuknya atom-atom sehingga elektron bebas dalam kosmos menjadi sangat berkurang jumlahnya. Dalam tahap ini, cahaya mengisi seluruh ruang kosmos.
6.            Tahap Keenam
       Ketika kabut materi yang terdiri dari atom-atom mulai mengumpul dan membentuk bintang-bintang ini terdapat matahari yang dikitari oleh bumi dan planet-planet.
       Al-quran selalu mengatakan dengan tepat, seperti adanya efek relavistik yang mengenai panjang waktu pada kondisi tertentu alam sekitar, terpadunya langit dan bumi, serta adanya sop cosmos sebelum penciptaan langit dan bumi diciptakan oleh Allah dalam enam masa, yaitu dalam waktu sekitar setengah juta sekon, pada saat itu, alam semesta masih berada pada tahap keempat, tetapi dalam tahap itulah, terbentuk suatu pengelompokan galaksi-galaksi yang mengisi langit dan galaksi, yang dalam evolusinya, menghasilkan matahari dan bumi seperti sekarang ini.
D.    Anggota Alam Semesta
Di dalam alam semesta terdapat banyak sekali benda-benda angkasa atau benda-benda langit  antara lain galaksi, bintang, planet, komet, meteor dan benda –benda yang ada diluar  angkasa, dan diantara angota-angota alam semesta antara lain adalah :
1.        Galaksi
Galaksi adalah kumpulan benda-benda langit yang terdapat di dalam alam semesta ynag berjumlah jutaan , macam-macam galaksi:
a.        Glaksi Bimasakti
Di temukan oleh seorang astronomidari inggris Willian Harshel.  Galaksi bima sakti terdiri atas 400 milyar bintang. Dengan garis tengah sekitar 130.000 tahun cahaya (1 tahun cahaya sama dengan 9.500 milyar kilometer) dan galaksi ini merupakan rumah bagi matahari dan juga planet-planetl lainnya termasuk bumi. Bentuk galaksi ini spiral dan membentuk bintang baru setiap tahunnya.
b.        Galaksi Magelan 
Galaksi magelan adalah galaksi yang paling dekat dengan galaksi bilmasakti jaraknay kurang kurang lebih 150.000 tahun cahaya dan berada di belahan langit selatan, dan bentuk galaksi ini tidak beraturan.
c.         Galaksi Ursa Mayor
Galaksi ini berjarak 10.000.000 tahun cahaya dari galaksi bimasakti. Galaksi ini berbentuk elips dan tepat.
d.        Galaksi Andromeda
Galaksi andromeda dikatagorikan sebagai galaksi rasaksa, karena memiliki diameter sekitar 200 ribu tahun cahaya atau dua kali lebih besar dari galaksi bimasakti. Andromeda memiliki massa 300 sampai 400 billiun kali massa matahari. Berbentuk bulat khas dan dengan bentuk yang besar itulah memudahkan galaksi ini untuk diamati melalui teleskop sederhana. Galaksi andromeda berjarak 2,5 tuhun dari galaksi bimasakti.
2.        Bintang 
Bintang adalah sebuah benda langit yang dapat memancarkan cahaya dan panasnya sendiri, bintang memiliki ukuran yang berbeda-beda setiap bentuknya. Beberapa buah bintang lebih kecil dari bumi dan ada pula yang beribu-ribu besar bentuknya dari bumi.
Bintang terbuat dari kabut debu dan gas yang sangat besar yang di sebut nebula. Terbentuknya bintang biasanya diawali dengan penumpukan debu dan gas karena danya gaya yang kuat, sehingga mendorong debu dan gas menjadi gumpalan bola yang besar. Di setiap tempat gaya itu mendorong ke-arah pusat bola dan mengakibatkan tekanan yang sangat besar, akibat tekanan ini maka suhuidalam bola  semakin meningkat sehingga pusat bola menjadi panas. Karena debu dan gas yang semakin menekan kearah pusat dan menyebabkan bertamba naiknya suhu dan tekana pada bola setelah beberapa waktu seperti itu gas-gas tersebut menyala dan terbentuklah bintang baru.
 Contohnya adalah : Matahari dan  Bintang.


Terimakasih atas kunjungannya semoga artikel ini bermanfaat bagi anda.

0 Response to "Proses Terbentuknya Alam Semesta"

Post a Comment